Tampilkan postingan dengan label alvi roelanda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label alvi roelanda. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Agustus 2011

Gizi untuk Kesehatan

       Dalam kehidupan sehari-hari, orang membutuhkan makan. Dalam hal makan ini, yang sangat penting adalah gizinya. Tentang enak dan tidak enak, tentang banyak atau sedikit yang dimakan, bukan merupakan hal yang pokok. Tentu saja, jika keadaan memungkinkan, alangkah baiknya kita biasa makan yang banyak atau kenyang, yang rasanya enak, dan gizinya cukup. Itulah yang kita inginkan bersama-sama
            Untuk mengetahui makanan itu bergizi atau tidak, perlu dipelajari ilmu gizi. Ilmu gizi adalah ilmu yang mempelajari pengaruh atau faedah bahan makanan terhadap kesehatan badan. Secara singkatnya dapat pula dikatakan, “ilmu gizi adalah ilmu yang Mempelajari seluk-beluk makanan dan hubunganya dengan zat-zat makanan yang terdapat di dalamnya.”
            Setiap orang membutuhkan zat-zat makanan yang cukup. Oleh sebab itu, makanan yang bargizi sangat berguna, antara lain :
1.      Menimbulkan pembakaran atau oksidasi dalam tubuh sehingga tenaga atau energy,
2.      Mengadakan pertumbuhan sel-sel tubuh, terutama pada anak-anak,
3.      Mengganti sel-sel tubuh yang rusak atau sel-sel tubuh  yang telah aus (terlalu tua),
4.      Menambah daya tahan tubuh,
5.      Mengatur temperature badan, dan
6.      Menghasilkan zat enzim endokrin yang mengatur pertumbuahan badan.

<<<S’moga bermanfaat bagi anda yang membacanya>>>
“Thank you”

Oland jaxOland jax is Inovation

Hari Kemerdekaan



17 Agustus tahun 1945. Tahun yang bersejarah dalam perjalanan bangsa Indonesia. Tahun yang tak akan pernah terlupakan dalam benak seluruh bangsa. Saat itu bangsa di bawah komando Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Muh. Hatta memproklamirkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia telah menjadi negara yang berdaulat, memegang dan mengatur negera sendiri. Merdeka dari cengkraman kekuasaan penjajah yang telah menjajah selama ratusan tahun lamanya.                                          
Proklamasi kemerdekaan juga sebagai bentuk pengakuan kepada dunia bahwa segala bentuk penjajahan tidak sesuai dengan hak asasi manusia sehingga harus dihapuskan dari permukaaan bumi. Ratusan tahun Indonesia dijajah. Telah mengalami banyak penderitaan. Telah bosan dengan berbagai kesengsaraan karena tindasan para penjajah. 66 tahun bangsa ini telah merdeka. Apa kita benar-benar telah merdeka? Apa yang telah kita lakukan untuk negeri ini setelah kita lepas dari belitan belenggu penjajahan? Kalau kita menoleh ke belakang ke masa Nabi Muhammad sebagai ibarat. Dalam suatu perang melawan orang kafir.
Perang badar adalah perang yang sangat besar dan luar biasa dahsyat. Banyak para sahabat nabi yang gugur sebagai syahid. Tapi apa kata nabi, “kita telah menghadapi perang kecil dan akan menuju perang yang lebih besar”. Para sahabat heran dan bertanya, “wahai Rosulullah, gerangan perang apakah yang lebih besar dari perang yang telah kita hadapi ini”. Nabi dengan tersenyum bersabda, “perang melawan Hawa Nafsu adalah perang terbesar yang harus kalian hadapi”.